Wakil Bupati Barito Utara Hadiri Rakerda APDESI Kalteng untuk Perkuat Sinergi Pembangunan Desa


Muara Teweh - Wakil Bupati Barito Utara, Felix Sonadie Y. Tingan, menghadiri Rapat Kerja Daerah dan Dialog Interaktif Dewan Pimpinan Daerah Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2026. Agenda strategis yang dihadiri ratusan kepala desa ini dilaksanakan secara terpusat di Aula Jayang Tingang, Kantor Gubernur Kalimantan Tengah, Palangka Raya. Pertemuan berskala besar tersebut mengusung tema penguatan koordinasi dan kolaborasi antara pemerintahan desa dan daerah demi mewujudkan pembangunan yang maju, mandiri, berdaya guna, serta berkelanjutan.


Acara ini dihadiri oleh sejumlah pejabat tinggi, di antaranya Sekretaris Kementerian Koperasi RI Ahmad Zabadi, Ketua Umum DPP APDESI Junaedi Mulyono, dan Ketua DPD APDESI Kalteng Seger Satria. Turut hadir pula unsur FKPD Kalteng, anggota DPR RI dan DPD RI dapil Kalteng, para kepala daerah se-Kalimantan Tengah, serta jajaran Organisasi Perangkat Daerah setempat. Ketua Panitia Pelaksana, Darmatius, melaporkan bahwa agenda ini diikuti oleh 652 kepala desa yang bernaung di bawah 13 Dewan Pimpinan Cabang APDESI kabupaten se-Kalteng.


Gubernur Kalimantan Tengah, H. Agustiar Sabran, S.I.Kom., membuka secara resmi rakerda ini yang ditandai dengan pemukulan instrumen musik tradisional katambung sebagai simbol dimulainya rangkaian kegiatan. Dalam arahannya, Gubernur menegaskan bahwa pembangunan daerah memerlukan kebersamaan dan kolaborasi seluruh pihak, termasuk pemerintah desa sebagai ujung tombak pelayanan kepada masyarakat. Sektor ini dinilai memegang peranan krusial dalam menyokong roda ekonomi makro serta meningkatkan mutu pelayanan publik.


Usai menghadiri acara, Wakil Bupati Barito Utara Felix Sonadie Y. Tingan mengutarakan pandangannya mengenai esensi pelaksanaan rakerda yang diposisikan sebagai wadah penyelarasan persepsi lintas sektoral. "Rakerda APDESI bukan hanya menjadi agenda organisasi semata, tetapi merupakan forum yang sangat penting untuk menyatukan persepsi, memperkuat komunikasi, dan membangun kolaborasi antarpemangku kepentingan dalam mendukung pembangunan desa. Desa adalah fondasi pembangunan daerah, sehingga penguatan kapasitas dan peran pemerintah desa menjadi sangat penting," ujar Felix Sonadie Y. Tingan.


Dalam kesempatan tersebut, dipaparkan pula Program Koperasi Desa Merah Putih oleh Sekretaris Kementerian Koperasi RI sebagai bagian dari implementasi Asta Cita Presiden untuk memperkokoh ketahanan finansial nasional dari pinggiran. Skema ini memproyeksikan investasi minimal Rp3 miliar per desa guna membiayai infrastruktur logistik seperti gerai sembako, klinik kesehatan, apotek, hingga fasilitas transportasi lokal. Selain itu, program ini menyediakan instrumen simpan pinjam dengan suku bunga rendah maksimal 6 persen demi mempermudah akses modal bagi warga pedesaan.


Felix Sonadie Y. Tingan menyambut positif terobosan tersebut dan berkomitmen penuh untuk mengawal seluruh kebijakan pemberdayaan ekonomi yang diturunkan ke daerah. Penyelarasan ini diharapkan mampu menstimulus kemandirian fiskal desa serta membuka lapangan pekerjaan baru bagi masyarakat di tingkat akar rumput. Melalui partisipasi aktif dalam forum APDESI 2026 ini, Pemerintah Kabupaten Barito Utara optimis hubungan kemitraan antara aparatur desa dan jajaran eksekutif kabupaten akan semakin solid demi mempercepat pemerataan pembangunan.

Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال