Muara Teweh - Pemerintah Kabupaten Barito Utara terus mematangkan pelaksanaan Program SIP Pintar Tahun 2026 sebagai salah satu agenda prioritas di sektor pendidikan. Saat ini, proses pengadaan seragam dan perlengkapan sekolah bagi peserta didik di berbagai tingkatan telah memasuki fase akhir. Dalam waktu dekat, seluruh logistik tersebut dijadwalkan segera dikirim ke Muara Teweh untuk langsung disalurkan kepada para penerima manfaat.
Langkah ini menjadi bukti nyata kepedulian pemerintah daerah dalam memajukan dunia pendidikan sekaligus meringankan beban finansial orang tua murid. Selain sebagai instrumen bantuan sosial, program ini dipandang sebagai investasi jangka panjang demi mendongkrak mutu sumber daya manusia di Barito Utara. Ruang lingkup penerima bantuan barang ini mencakup siswa dari jenjang PAUD, TK, RA, SD/MI, SMP/MTs, SMA/SMK/MA, SKH, jalur nonformal, hingga para santri di pondok pesantren negeri maupun swasta.
“Program SIP Pintar merupakan salah satu program prioritas pembangunan Kabupaten Barito Utara yang bertujuan memberikan dukungan nyata kepada peserta didik. Melalui program ini, pemerintah daerah ingin memastikan seluruh anak-anak kita memiliki perlengkapan sekolah yang memadai sehingga dapat belajar dengan nyaman dan semangat,” kata H. Shalahuddin, Senin (1/6/2026).
Guna menyukseskan program strategis ini, pemerintah daerah menggelontorkan anggaran yang cukup besar pada Tahun Anggaran 2026. Untuk klaster Pendidikan Dasar, total pagu alokasi dana yang disiapkan mencapai Rp35,140 miliar. Dana tersebut kemudian dipecah kembali dengan rincian Rp15,728 miliar untuk jenjang SD/MI, sedangkan Rp13,837 miliar diperuntukkan bagi tingkat SMP/MTs, SMA/SMK/MA, SKH, serta pondok pesantren. Di sisi lain, pos anggaran PAUD tercatat sebesar Rp4,325 miliar dan Pendidikan Nonformal mendapatkan alokasi sejumlah Rp413 juta.
“Pemerintah daerah berkomitmen agar seluruh bantuan dapat diterima peserta didik tepat waktu sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat,” tegasnya.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Barito Utara, M. Iman Topik, membenarkan bahwa pengerjaan fisik seragam dan perlengkapan untuk mayoritas jenjang sekolah sudah berada pada tahap penyelesaian manufaktur. Berdasarkan estimasi jadwal, pengiriman dari pabrik menuju daerah akan digulirkan pada awal Juni, sehingga seluruh paket bantuan ditargetkan sudah rampung dibagikan ke tiap sekolah sebelum akhir Juni 2026. Untuk menjamin akurasi sasaran, para penerima diwajibkan memenuhi sejumlah kriteria administrasi, seperti tercatat aktif di Dapodik atau EMIS setempat, memiliki NISN, bersekolah di wilayah Barito Utara, tidak putus sekolah, serta diusulkan oleh pihak sekolah.
“Saat ini kami sedang dalam proses finishing pengadaan seragam dan perlengkapan sekolah. Mudah-mudahan minggu ini barang sudah bisa dikirim dari pabrik menuju Muara Teweh. Pengadaan ini untuk memenuhi kebutuhan seluruh jenjang pendidikan mulai dari TK/PAUD, SD/MI, SMP/MTs, SLTA hingga pondok pesantren sebagai bagian dari pelaksanaan Program SIP Pintar,” ujar M. Iman Topik.
Sebagai pelengkap, pemerintah daerah juga menggulirkan skema SIP Pintar Juara sebagai bentuk apresiasi bagi murid SD/MI dan SMP/MTs yang sukses mengamankan peringkat tiga besar di kelasnya melalui stimulus tunai ke rekening tabungan siswa. Sementara itu, untuk pengadaan seragam jenjang PAUD dan pendidikan nonformal, perkembangannya masih harus menunggu penyelesaian prosedur lelang resmi serta penetapan mitra penyedia. Melalui integrasi program ini, perluasan akses dan kesetaraan fasilitas pendidikan di Barito Utara diharapkan dapat terwujud secara inklusif.
