Muara Teweh - Langkah proaktif Dinas Pendidikan Kabupaten Barito Utara yang turun langsung ke lapangan guna menyerap aspirasi di wilayah kecamatan mendapat apresiasi positif dari kalangan legislatif. Upaya jemput bola ini dinilai sebagai strategi jitu dalam memetakan serta mengidentifikasi beragam kendala yang dihadapi sekolah, khususnya di daerah terpencil. Dengan metode peninjauan langsung, formulasi penyelesaian masalah kedinasan diharapkan dapat berjalan lebih akurat dan menyentuh akar persoalan.
Respons positif tersebut diutarakan langsung oleh Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Barito Utara, Hj. Nety Herawati, di Kota Muara Teweh. Srikandi dari Partai Nasdem ini memandang bahwa forum koordinasi di tingkat kecamatan memiliki peran yang sangat strategis dalam memperpendek jarak komunikasi antara pengambil kebijakan dan pelaksana di lapangan. Kebutuhan mendasar sekolah mulai dari fasilitas belajar hingga pemenuhan kuota guru kini dapat tersampaikan dengan lebih transparan.
“Kami sangat mengapresiasi upaya Dinas Pendidikan yang turun langsung ke kecamatan-kecamatan untuk berdialog dengan kepala sekolah, pengawas, dan para tenaga pendidik. Dengan cara seperti ini, berbagai persoalan yang dihadapi sekolah dapat diketahui secara langsung sehingga penanganannya dapat lebih tepat sasaran,” kata Srikandi Partai Nasdem Barito Utara ini.
Pemerataan mutu pendidikan menjadi poin krusial yang digarisbawahi oleh lembaga legislatif agar ketimpangan antara wilayah perkotaan dan pedalaman dapat segera terkikis. Data aspirasi yang dihimpun oleh pihak dinas sepanjang kunjungan kerja tersebut diminta untuk dijadikan rujukan utama dalam penyusunan draf kebijakan anggaran pada masa mendatang. Langkah ini penting guna memastikan hak memperoleh pengajaran yang layak dapat dirasakan oleh seluruh anak di Bumi Iya Mulik Bengkang Turan.
“Pendidikan yang berkualitas harus dapat dirasakan oleh seluruh anak-anak Barito Utara tanpa terkecuali, baik yang berada di pusat kota maupun di daerah pedalaman. Karena itu, aspirasi yang disampaikan sekolah-sekolah harus menjadi bahan evaluasi dan dasar penyusunan kebijakan pendidikan ke depan,” ujarnya. “Kami menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada para guru yang bertugas di pelosok desa. Mereka adalah garda terdepan dalam mencerdaskan kehidupan bangsa dan memiliki kontribusi besar dalam membangun sumber daya manusia di daerah,” katanya.
Komisi I DPRD Barito Utara menegaskan komitmennya untuk selalu berdiri sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam mengawal program-program penguatan sektor edukasi. Pihak dewan berjanji akan memaksimalkan fungsi pengawasan serta penganggaran demi menempatkan dunia pendidikan sebagai pilar utama pembangunan makro daerah. "Kami di DPRD akan terus mendorong agar sektor pendidikan menjadi prioritas pembangunan daerah. Pendidikan merupakan investasi jangka panjang yang sangat menentukan kemajuan Barito Utara di masa depan,” tegasnya.
