Muara Teweh - Pemerintah Kabupaten Barito Utara melalui Dinas Pendidikan terus mengintensifkan peninjauan langsung ke lapangan demi mendongkrak mutu pelayanan sektor pengajaran. Langkah proaktif ini sengaja diambil untuk menyerap aspirasi sekaligus memetakan berbagai kendala yang dialami institusi sekolah, terutama di wilayah pelosok. Dengan mendatangi langsung daerah kecamatan, pihak dinas berharap proses identifikasi masalah dapat berjalan lebih cepat dan akurat.
Kepala Dinas Pendidikan Barito Utara, M. Iman Topik, menjelaskan bahwa agenda kedinasan di tingkat kecamatan tetap berjalan simultan di tengah padatnya jadwal kerja. Hingga saat ini, pertemuan berkala tersebut telah menyasar wilayah Kecamatan Gunung Purei dan Kecamatan Gunung Timang. Forum diskusi tersebut melibatkan seluruh unsur pimpinan sekolah dari semua tingkatan, koordinator wilayah, hingga jajaran pengawas pendidikan setempat.
"Yang sudah kami lakukan adalah rapat koordinasi bidang pendidikan tingkat kecamatan. Di sana hadir seluruh kepala sekolah dari semua jenjang, termasuk korwil dan pengawas sekolah. Tujuannya untuk mengetahui secara langsung berbagai persoalan yang ada di wilayah masing-masing," ujarnya. Pertemuan tatap muka untuk tujuh kecamatan lainnya akan segera dilaksanakan dengan memanfaatkan satu sekolah sebagai pusat titik kumpul guna efisiensi waktu.
Pihak manajemen dinas menegaskan bahwa kunjungan kerja ini berorientasi pada pencarian solusi konkret atas dinamika yang berkembang di lingkungan sekolah. Evaluasi yang dilakukan mencakup kesiapan fasilitas penunjang, pemerataan sebaran guru, kondisi siswa, serta persiapan menyambut tahun ajaran baru. Seluruh data sekunder dari lapangan tersebut nantinya akan diformulasikan menjadi dasar kebijakan strategis pada masa mendatang.
"Banyak hal yang kami bahas bersama pihak sekolah, mulai dari kondisi sarana dan prasarana, kebutuhan tenaga pendidik, kondisi peserta didik, hingga persiapan menghadapi penerimaan peserta didik baru. Semua masukan itu akan menjadi bahan bagi kami untuk menentukan langkah-langkah penyelesaian ke depan," katanya. Ia juga mengingatkan pentingnya pengawasan melekat serta komitmen kuat dari seluruh aparatur pelaksana dalam menyukseskan program kerja di lapangan.
"Kita adalah satu tim besar dalam dunia pendidikan. Sebaik apa pun aturan dan program yang dibuat, tanpa dukungan dari semua pihak tentu tidak akan berjalan maksimal. Karena itu mari bersama-sama mengatasi berbagai persoalan pendidikan yang ada," tegasnya. Pada bagian akhir, apresiasi tinggi dilayangkan kepada para guru di daerah terpencil atas pengabdian tulus mereka dalam membuka akses pendidikan yang setara bagi anak-anak di pelosok desa.
