Muara Teweh - Pemerintah Kabupaten Barito Utara mengawali akhir pekan dengan melaksanakan kegiatan olahraga bersepeda bersama yang dikombinasikan dengan pemantauan kebersihan lingkungan kota. Bupati Barito Utara, H. Shalahuddin, memimpin langsung jalannya gowes pagi tersebut sekaligus melakukan inspeksi terhadap sistem penanganan sampah di kawasan perkotaan. Agenda produktif ini juga difokuskan untuk melihat dari dekat progres pembangunan siring di area Waterfront City (WFC) Muara Teweh.
Rombongan pesepeda memulai perjalanan tepat pada pukul 07.00 WIB dengan mengambil titik start dari halaman Rumah Jabatan Bupati Barito Utara. Agenda kedinasan yang santai namun bernilai strategis ini turut diikuti oleh Wakil Bupati, Sekretaris Daerah, serta jajaran kepala perangkat daerah dan kepala bidang instansi teknis. Hadir pula mendampingi unsur pimpinan organisasi wanita daerah seperti Ketua TP PKK Barito Utara, Ketua GOW, dan Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP).
Kunjungan lapangan dengan bersepeda ini sengaja dipilih oleh kepala daerah guna memastikan estetika dan kebersihan ruang publik di ibu kota kabupaten tetap terjaga dengan optimal. Peninjauan siring WFC menjadi poin penting karena infrastruktur tersebut diproyeksikan menjadi salah satu ikon kebanggaan masyarakat. Bupati menilai keberadaan area terbuka hijau yang tertata rapi akan memberikan dampak psikologis yang positif bagi kenyamanan warga sekitar.
“Saya sengaja gowes agar bisa melihat langsung kondisi di lapangan. Dengan cara ini, kita dapat mengetahui apa saja yang perlu menjadi perhatian dan segera ditindaklanjuti. Kebersihan kota merupakan tanggung jawab bersama, sehingga perlu adanya sinergi antara pemerintah dan masyarakat,” kata H. Shalahuddin. Di sepanjang rute, pimpinan daerah ini juga menyempatkan diri untuk berinteraksi langsung dengan para pedagang serta warga yang sedang beraktivitas olahraga.
Pemerintah daerah berharap lewat keteladanan para pejabat ini, masyarakat dapat semakin termotivasi untuk menjaga sarana dan prasarana yang telah dibangun oleh negara. Kesadaran untuk membuang sampah pada tempatnya menjadi pesan moral yang terus ditekankan agar keindahan tata kota tidak rusak oleh faktor kelalaian manusia. Sinergi antara kebijakan eksekutif dan partisipasi publik menjadi kunci utama dalam mewujudkan lingkungan hidup yang sehat dan asri.
“Kami ingin budaya hidup bersih terus tumbuh di tengah masyarakat. Pemerintah akan terus berupaya meningkatkan pelayanan kebersihan dan penataan kota, namun dukungan serta kesadaran masyarakat menjadi faktor utama dalam mewujudkan lingkungan yang sehat, indah, dan nyaman,” ujar Bupati. Melalui momentum gowes ini, jajaran Pemkab Barito Utara menegaskan komitmennya untuk selalu responsif terhadap aspirasi warga demi menyukseskan pembangunan daerah yang berkelanjutan.
