Muara Teweh - Pemerintah Kabupaten Barito Utara bersama Panitia Hari Besar Islam (PHBI) sukses menyelenggarakan Pawai Tanglong Bertakbir guna memeriahkan malam Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah/2026 Masehi. Berpusat di Bundaran Air Mancur Muara Teweh pada Selasa (26/5/2026) malam, acara ini mengusung tema “Menebar Keikhlasan, Memperkuat Kepedulian dan Membangun Semangat Berbagi untuk Sesama”. Suasana malam takbiran tersebut berlangsung sangat meriah karena dipadati oleh masyarakat yang antusias menyaksikan iring-iringan di sepanjang rute.
Rute pawai yang spektakuler ini dimulai dari Bundaran Rumah Jabatan Bupati Barito Utara, kemudian melintasi Jalan Tumenggung Surapati, Jalan Durian, Jalan Sengaji Hilir, Jalan Sengaji Hulu, Jalan Dahlia, dan Jalan Merak, sebelum akhirnya kembali finis di titik awal. Sebanyak 31 peserta meramaikan kategori jalan kaki instansi/satuan perangkat daerah. Selain itu, terdapat 6 peserta untuk kategori mobil hias umum, masjid, langgar, dan masyarakat umum, serta 6 peserta lain dari kategori jalan kaki instansi, sekolah, dan umum.
Kegiatan religi ini dilepas secara resmi oleh Bupati Barito Utara, H. Shalahuddin, yang menyampaikan apresiasi tinggi atas besarnya semangat warga menyambut hari raya. Kehadiran Ketua Komisi III DPRD Barito Utara, H. Tajeri, bersama anggota dewan lain seperti H. Al Hadi, H. Nurul Anwar, dan H. Suparjan Efendi, turut menambah dukungan moral bagi seluruh panitia dan peserta. Ketua PHBI Barito Utara, H. Arbaidi, menambahkan bahwa esensi dari kegiatan tahunan ini adalah bagian dari syiar Islam sekaligus upaya memperkuat ukhuwah islamiyah di tengah masyarakat.
“Pawai tanglong bertakbir ini sangat positif karena selain menjadi syiar Islam, juga mempererat rasa persaudaraan dan kebersamaan masyarakat. Antusias masyarakat yang sangat besar menunjukkan bahwa nilai-nilai keagamaan dan budaya gotong royong masih terjaga dengan baik di Barito Utara,” ujar H. Tajeri. Politisi tersebut juga menyampaikan rasa terima kasih kepada pemerintah daerah, PHBI, aparat keamanan, serta semua elemen panitia atas kerja samanya dalam memastikan pawai berjalan dengan aman, tertib, dan lancar.
Untuk memotivasi para peserta, pihak panitia menyediakan hadiah yang menarik berupa uang pembinaan, piala, dan piagam penghargaan bagi juara terbaik I hingga harapan III di setiap kategori. Menariknya, seluruh peserta kategori jalan kaki umum yang belum beruntung memenangkan kompetisi tetap mendapatkan uang pembinaan sebesar Rp500 ribu. Tidak hanya kemeriahan pawai lampion, perayaan malam suci ini juga dirangkai dengan penyerahan bantuan hewan kurban yang berjalan penuh dengan semangat kebersamaan dan kepedulian sosial.
Berdasarkan keputusan dewan juri, juara pertama lomba pawai tanglong tahun 2026 untuk kategori instansi sukses diraih oleh Setda dengan perolehan nilai 246. Sementara itu, untuk kategori sekolah dimenangkan oleh MAN Barito Utara yang berhasil mengumpulkan nilai 245. Pada kelompok kategori umum, masjid, dan mushola, piala kemenangan berhasil dibawa pulang oleh Masjid Nurul Yamin setelah mengantongi total nilai 237.
