Muara Teweh - Pemerintah Kabupaten Barito Utara kembali menorehkan prestasi gemilang di kancah nasional dengan terpilih sebagai salah satu nominasi kabupaten/kota yang dinilai sukses dalam menekan angka pengangguran. Pengakuan ini diberikan dalam ajang Apresiasi Kinerja Pemerintah Daerah yang diinisiasi oleh Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia (Kemendagri) melalui Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri.
Kegiatan penilaian dilakukan secara virtual melalui pertemuan daring yang diikuti oleh jajaran perangkat daerah terkait, termasuk Kepala Disnakertranskop UKM beserta jajarannya dan Kepala Bapperida. Kehadiran lintas sektor ini menegaskan keseriusan Pemerintah Kabupaten Barito Utara dalam menyatukan kebijakan dan inovasi guna mengatasi persoalan ketenagakerjaan di daerah.
Barito Utara mencatatkan diri sebagai satu dari empat perwakilan daerah di Provinsi Kalimantan Tengah yang berhasil menembus nominasi nasional. Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi atas tren positif penurunan tingkat pengangguran yang dicapai melalui berbagai kebijakan inovatif, kolaboratif, serta berkelanjutan.
Pada sesi presentasi yang digelar Rabu (1/4/2026) di Aula Setda Lantai I, Bupati Barito Utara H. Shalahuddin diwakili oleh Wakil Bupati Felix Sonadie Y. Tingan. Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati memaparkan secara mendalam mengenai peta jalan dan strategi percepatan penurunan pengangguran di hadapan tim penguji dari pusat.
Dalam paparan selama 15 menit yang dilanjutkan dengan sesi diskusi, Wakil Bupati Felix membawakan materi bertajuk “Strategi Percepatan Penurunan Pengangguran di Kabupaten Barito Utara Tahun 2026”. Ia menjelaskan bahwa komitmen nyata daerah tercermin dari angka Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) yang berada di level 4,54 persen pada tahun 2025, yang juga didorong oleh pertumbuhan ekonomi yang stabil.
Data menunjukkan adanya tren penurunan TPT yang konsisten sejak tahun 2021 hingga 2025. Dalam periode empat tahun terakhir, kebijakan perluasan kesempatan kerja di Barito Utara terbukti efektif dengan terciptanya 22.164 lapangan pekerjaan baru, sebuah pencapaian yang menjadi indikator keberhasilan program ketenagakerjaan pemerintah setempat.
Mewakili Bupati H. Shalahuddin, Wakil Bupati Felix Sonadie Y. Tingan menekankan bahwa prestasi ini merupakan buah dari kerja keras kolektif seluruh elemen di daerah.
“Capaian ini merupakan hasil kerja bersama antara pemerintah daerah, dunia usaha, dan masyarakat. Kami terus mendorong terciptanya lapangan kerja melalui pelatihan, pemagangan, serta peningkatan kompetensi tenaga kerja agar mampu bersaing di dunia kerja,” ungkap Wakil Bupati saat membacakan pernyataan resmi Bupati di Aula Setda.
Pemerintah daerah melalui Disnakertranskop UKM secara berkelanjutan menjalankan program strategis, mulai dari pelatihan berbasis kompetensi, penyediaan informasi bursa kerja (job fair), hingga program pemagangan di berbagai sektor industri. Langkah-langkah ini diambil untuk memastikan tenaga kerja lokal memiliki kualifikasi yang relevan dengan kebutuhan pasar.
Menutup presentasinya, Wakil Bupati kembali menegaskan tekad pemerintah untuk menjaga momentum ini agar penurunan pengangguran dapat berjalan secara inklusif.
“Ke depan, kami akan terus memperkuat langkah strategis, di antaranya pendirian workshop alat berat, peningkatan pelatihan berbasis kompetensi, pengawasan kepatuhan perusahaan terhadap regulasi ketenagakerjaan, pengarusutamaan gender, serta penyusunan perencanaan tenaga kerja daerah yang lebih terarah,” tegasnya.
Dengan capaian ini, Pemerintah Kabupaten Barito Utara optimis dapat terus mempertahankan tren positif sekaligus menciptakan lapangan kerja berkualitas. Prestasi tingkat nasional ini diharapkan menjadi pelecut semangat untuk terus berinovasi dalam mewujudkan visi pembangunan daerah yang maju, sejahtera, dan berkeadilan.
