Muara Teweh - Pemerintah Kabupaten Barito Utara tengah diselimuti suasana duka yang mendalam atas berpulangnya Erestu Zairinah binti Baduani Hamdi dalam usia 68 tahun. Sebagai bentuk penghormatan terakhir dan rasa empati yang mendalam, Bupati Barito Utara H. Shalahuddin langsung memimpin takziah ke rumah duka. Kehadiran orang nomor satu di Bumi Iya Mulik Bengkang Turan ini didampingi langsung oleh Wakil Bupati serta Sekretaris Daerah Kabupaten Barito Utara.
Rombongan kepala daerah beserta jajaran pejabat Pemkab Barito Utara tiba di rumah duka yang berlokasi di Jalan Cempaka Putih, Kota Muara Teweh. Langkah ini menjadi bukti nyata kepedulian sosial serta runtutan rasa duka dari pihak eksekutif kepada pihak keluarga yang ditinggalkan. Almarhumah yang akrab disapa Inah tersebut dikenal luas oleh masyarakat setempat sebagai istri dari almarhum Drs. H. Muhammad Romansyah Bagan.
Dalam momentum takziah tersebut, Bupati H. Shalahuddin melangitkan doa terbaik agar seluruh amal ibadah almarhumah dapat diterima di sisi-Nya serta keluarga yang ditinggalkan diberikan kelapangan dada. “Atas nama pribadi, keluarga, dan Pemerintah Kabupaten Barito Utara, saya menyampaikan turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas wafatnya almarhumah Erestu Zairinah binti Baduani Hamdi. Semoga segala amal ibadah beliau diterima oleh Allah SWT, diampuni segala khilaf dan kesalahannya, serta ditempatkan di tempat terbaik di sisi-Nya,” ujar H. Shalahuddin.
Selain itu, Bupati juga memberikan penguatan moril kepada seluruh ahli waris agar senantiasa tabah, sabar, dan ikhlas dalam menghadapi takdir ini. Beliau memahami betul bahwa perpisahan dengan sosok yang dicintai merupakan fase yang tidak mudah untuk dilewati. “Kehilangan orang yang dicintai tentu merupakan ujian yang berat. Namun kami berharap keluarga dapat diberikan kekuatan dan ketabahan serta senantiasa berserah diri kepada Allah SWT,” tambahnya.
Untuk diketahui, mendiang Erestu Zairinah merupakan pendamping hidup dari almarhum Drs. H. Muhammad Romansyah Bagan, seorang tokoh birokrasi senior yang dihormati di daerah tersebut. Semasa hidupnya, sang suami tercatat pernah mengabdikan diri sebagai Camat Teweh Tengah dan pejabat eselon II di Barito Utara. Bahkan, beliau juga sempat mengemban amanah besar sebagai Penjabat Bupati Murung Raya pada masa tahun 2002 hingga 2003 silam.
Suasana di sekitar rumah duka tampak dipenuhi oleh gelombang pelayat mulai dari pihak keluarga, kerabat karib, hingga tokoh masyarakat yang ingin memberikan penghormatan terakhir. Berdasarkan keputusan pihak keluarga, jenazah almarhumah langsung dikebumikan pada hari yang sama di Tempat Pemakaman Muslimin Kelurahan Lanjas. Seluruh rangkaian prosesi pemakaman berjalan dengan sangat khidmat, diiringi lantunan doa serta air mata dari para pelayat yang mengantarkan almarhumah ke peristirahatan terakhir.
