Muara Teweh - Pemerintah Kabupaten Barito Utara menegaskan bahwa pelaksanaan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) merupakan instrumen krusial dalam mendongkrak kualitas serta profesionalisme para jurnalis. Langkah ini dinilai bukan sekadar pemenuhan aspek administratif, melainkan sebuah proses esensial untuk melahirkan insan pers yang berkompeten. Komitmen tersebut disampaikan secara resmi guna memastikan arus informasi yang diterima masyarakat memiliki kredibilitas yang tinggi.
Pernyataan tersebut disampaikan oleh Bupati Barito Utara melalui Sekretaris Daerah, Drs. Muhlis, saat membuka agenda UKW Angkatan XXIV di Aula SMPN 1 Muara Teweh pada Kamis (21/5/2026). Kegiatan strategis ini diinisiasi oleh Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kalimantan Tengah sebagai upaya standarisasi profesi jurnalis di daerah. Melalui pemaparan tertulisnya, Bupati menekankan bahwa kompetensi yang teruji akan menjadi fondasi utama dalam menghasilkan produk jurnalistik yang sehat.
“Uji Kompetensi Wartawan bukan hanya sekadar formalitas semata, tetapi sebagai bentuk pengembangan kemampuan bagi jurnalis untuk berkompeten dalam menulis berita yang bersifat akurat, layak dan sesuai kebenaran yang ada,” kata Muhlis saat membacakan sambutan Bupati. Ia menambahkan bahwa fungsi pers saat ini sangat vital di tengah derasnya arus modernisasi teknologi. Wartawan diwajibkan berdiri di garda terdepan dalam menyajikan produk berita yang objektif, berimbang, dan jauh dari keberpihakan.
“Keterbukaan informasi yang berkembang begitu pesat saat ini menjadikan wartawan memiliki peran yang sangat strategis dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara,” ujarnya. Selain menjadi saluran informasi, lembaga pers juga memegang peran krusial sebagai pilar kontrol sosial, instrumen edukasi publik, sekaligus penghubung komunikasi antara birokrasi dan warga. “Oleh karena itu wartawan dituntut mampu menyajikan informasi yang dapat dipertanggungjawabkan, berdasarkan fakta dan data yang valid, serta menjunjung tinggi kode etik jurnalistik,” katanya.
Pemerintah daerah juga menyoroti maraknya penyebaran berita bohong atau hoaks di ruang digital yang kini menjadi tantangan berat bagi ketahanan informasi nasional. “Insan pers memiliki tanggung jawab besar untuk menjaga kepercayaan publik melalui pemberitaan yang profesional, independen dan berintegritas,” lanjutnya. Melalui program sertifikasi ini, Pemkab Barito Utara berharap para jurnalis lokal mampu meningkatkan kapabilitas teknis serta pemahaman mendalam mengenai tata cara publikasi yang etis.
“Kami berharap melalui UKW ini akan lahir wartawan-wartawan yang profesional, memahami kode etik jurnalistik dan mampu menghadapi tantangan perkembangan media digital yang semakin dinamis di tengah maraknya penyebaran informasi hoaks,” ucapnya. Pada akhir sambutan, apresiasi tinggi disematkan kepada pengurus PWI Kalimantan Tengah atas konsistensinya dalam menjaga marwah profesi wartawan melalui ujian kompetensi berkala. “Saya menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada PWI Kalimantan Tengah yang terus berkomitmen meningkatkan kualitas, profesionalisme dan kompetensi insan pers melalui pelaksanaan UKW ini,” tuturnya sambil berpesan kepada peserta agar memanfaatkan momentum ini untuk meningkatkan kapasitas diri.
