Anggota DPRD Barito Utara Apresiasi Program Restocking Puluhan Ribu Benih Ikan di Perairan Desa


Muara Teweh - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Barito Utara, Bina Husada, memberikan apresiasi tinggi terhadap program *restocking* atau penebaran benih ikan yang diinisiasi oleh Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) setempat. Langkah strategis ini dinilai sebagai upaya konkret pemerintah daerah dalam menjaga kelestarian sumber daya perikanan di wilayah pedesaan. Melalui penambahan populasi ini, ekosistem perairan umum diharapkan dapat kembali seimbang dan terjaga dengan baik.


Kegiatan pelepasan puluhan ribu benih ikan tersebut telah sukses dilaksanakan pada Rabu (13/5/2026) di sejumlah titik strategis. Adapun lokasi yang menjadi sasaran program ini meliputi DAM Desa Malungai di Kecamatan Gunung Timang, kawasan Sungai Kunen dan Danau Pengantin di Desa Rarawa, serta aliran Sungai Buton di Desa Walur. Sebanyak 15 ribu ekor benih ikan betok dan 5 ribu ekor benih ikan gurame dilepaskan langsung ke habitat alaminya guna mendongkrak populasi ikan lokal.


Menanggapi kesuksesan agenda tersebut, Anggota DPRD Barito Utara, Bina Husada, menyatakan bahwa program *restocking* memiliki peran yang sangat krusial bagi kelangsungan hidup masyarakat luas. Selain fokus pada aspek pemulihan lingkungan, program ini juga menjadi pilar penting dalam memperkuat ketahanan pangan berbasis perikanan. Keberadaan benih-benih baru ini diproyeksikan mampu memberikan dampak ekonomi yang positif bagi para nelayan tradisional di sekitar lokasi penangkaran.


“Kami sangat mengapresiasi langkah DKPP Barito Utara dalam melaksanakan kegiatan restocking benih ikan di sejumlah wilayah perairan desa. Program ini sangat bermanfaat untuk menjaga kelestarian sumber daya ikan sekaligus membantu masyarakat yang menggantungkan hidup dari sektor perikanan,” kata Bina Husada saat memberikan keterangan di Muara Teweh, Jumat (15/5/2026). Ia juga menekankan bahwa program pemulihan ini harus dijalankan secara konsisten dan berkala agar populasi ikan di perairan umum tidak menyusut akibat eksploitasi berlebih maupun pencemaran.


Bina Husada juga mengimbau dan mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk mengambil peran aktif dalam menjaga ekosistem sungai dan danau di desa mereka. Pengawasan secara swadaya oleh warga dinilai menjadi kunci utama agar bibit ikan yang telah ditebar dapat tumbuh dan berkembang biak tanpa gangguan aktivitas ilegal. Edukasi mengenai cara tangkap yang ramah lingkungan harus terus digaungkan agar tidak ada lagi oknum yang merusak tatanan alam hayati.


“Kesadaran masyarakat sangat diperlukan untuk menjaga keberhasilan program ini. Jangan menggunakan cara-cara penangkapan ikan yang dapat merusak ekosistem seperti racun, setrum ataupun bahan berbahaya lainnya,” ujarnya. Sebelumnya, Kepala DKPP Barito Utara, H Siswandoyo, juga sempat menjelaskan bahwa *restocking* ini adalah komitmen nyata pemda untuk menyelaraskan kelestarian alam dengan pemenuhan gizi masyarakat perdesaan dalam jangka panjang.

Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال