Muara Teweh - Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Barito Utara secara resmi memulai rangkaian seleksi pembentukan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat kabupaten untuk tahun 2026. Agenda yang dijadwalkan berlangsung dari tanggal 1 hingga 6 April 2026 ini merupakan upaya strategis pemerintah daerah dalam menjaring talenta muda terbaik untuk bertugas di upacara kemerdekaan mendatang.
Pembukaan seleksi dilaksanakan di Balai Antang, Muara Teweh, pada Selasa (1/4/2026), yang dihadiri oleh ratusan pelajar berprestasi dari berbagai sekolah di wilayah Barito Utara. Proses ini menjadi langkah awal yang krusial bagi para peserta untuk membuktikan dedikasi dan kemampuan mereka di hadapan tim penguji.
Kepala Bakesbangpol Barito Utara, Rayadi SM, menegaskan bahwa seluruh rangkaian seleksi dijalankan secara bertahap dan objektif. Fokus utama penilaian meliputi kekuatan fisik, kecerdasan intelektual, serta kedalaman karakter kebangsaan dari masing-masing calon anggota Paskibraka.
“Seleksi Paskibraka ini merupakan proses penting untuk menjaring putra-putri terbaik daerah yang nantinya akan mengemban tugas kehormatan sebagai pengibar bendera pada peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia. Karena itu, seluruh tahapan dilakukan secara transparan dan profesional,” ungkap Rayadi dalam sambutannya.
Adapun rangkaian seleksi mencakup beberapa poin krusial, dimulai dengan pemeriksaan kesehatan dan parade pada 1–2 April di Balai Antang. Tahapan kemudian berlanjut pada 4 April dengan pelaksanaan Tes Wawasan Kebangsaan (TWK), Tes Intelegensia Umum (TIU), serta uji kepribadian. Memasuki tanggal 5 April, peserta akan menjalani tes kesamaptaan di Stadion Swakarya, dan diakhiri dengan uji Peraturan Baris Berbaris (PBB) di Tiara Batara pada 6 April.
Rayadi memaparkan bahwa minat para pelajar cukup tinggi, tercermin dari jumlah pendaftar awal yang mencapai 169 orang. Namun, setelah melalui verifikasi administrasi yang ketat, terpilihlah 128 peserta yang dinyatakan lolos untuk mengikuti tahapan selanjutnya, terdiri dari 71 putra dan 57 putri.
“Peserta yang mengikuti seleksi ini merupakan siswa-siswi pilihan yang telah memenuhi persyaratan administrasi. Selanjutnya mereka akan diuji dari aspek kesehatan, kemampuan akademik, fisik, kedisiplinan hingga kepribadian,” tambah Rayadi menjelaskan teknis penilaian.
Guna menjamin integritas dan kualitas hasil seleksi, pihak Bakesbangpol melibatkan tim lintas sektor yang terdiri dari Dinas Kesehatan, Diskominfo, serta Disbudparpora Kabupaten Barito Utara. Keterlibatan unsur keamanan juga diperkuat dengan kehadiran masing-masing tiga personel dari TNI dan Polri yang bertindak sebagai tim penilai.
Di akhir penyampaiannya, Rayadi memberikan motivasi kepada seluruh peserta agar tetap menjaga sportivitas dan menunjukkan usaha maksimal selama proses penyaringan berlangsung hingga hari terakhir.
“Kami berharap melalui seleksi ini akan lahir Paskibraka yang tidak hanya memiliki kemampuan baris-berbaris yang baik, tetapi juga berkarakter disiplin, berintegritas, serta memiliki jiwa nasionalisme yang kuat sebagai generasi penerus bangsa,” tutupnya.
