Pelaksanaan lomba membaca puisi dalam rangka memperingati Hari Kartini yang diselenggarakan di Gedung Balai Antang, Muara Teweh, pada Senin (27/4/2026), menuai sambutan positif dari kalangan legislatif. Anggota DPRD Kabupaten Barito Utara, Hj. Sri Neni Trianawati, menilai kegiatan tersebut merupakan wadah yang sangat edukatif untuk menggali potensi kaum perempuan. Menurutnya, ajang ini menjadi ruang representatif bagi perempuan untuk menunjukkan bakat, terutama dalam melestarikan nilai seni dan budaya daerah.
Politisi dari Partai Golkar ini menyatakan dukungannya terhadap inisiatif yang diambil oleh Ketua TP PKK Barito Utara, Hj. Maya Savitri Shalahuddin. Ia menganggap peringatan Hari Kartini tahun ini jauh lebih bermakna karena tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga menyentuh aspek kreatifitas masyarakat. “Kegiatan seperti ini sangat baik karena tidak hanya memperingati Hari Kartini secara seremonial, tetapi juga menghadirkan ruang kreatif bagi perempuan untuk mengekspresikan diri melalui seni,” ungkapnya.
Sri Neni menambahkan bahwa kompetisi sastra seperti ini memiliki dampak jangka panjang terhadap pembentukan karakter dan kepercayaan diri perempuan. Keberanian untuk tampil di muka umum merupakan salah satu bentuk implementasi nyata dari semangat perjuangan Raden Ajeng Kartini di era modern. Dengan mengasah kemampuan olah vokal dan rasa melalui puisi, para peserta diharapkan dapat menjadi pribadi yang lebih tangguh dan berani menyuarakan aspirasi mereka.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa pesan-pesan mengenai kesetaraan gender dan emansipasi akan lebih mudah diterima masyarakat jika disampaikan melalui media seni yang menyentuh perasaan. Puisi dianggap sebagai jembatan inspiratif untuk mengingatkan kembali peran strategis perempuan dalam mendukung pembangunan di berbagai sektor. “Melalui puisi, pesan-pesan tentang emansipasi, kesetaraan, dan peran perempuan dalam pembangunan dapat disampaikan dengan cara yang menyentuh dan inspiratif,” jelasnya.
Apresiasi juga diberikan kepada para peserta yang telah menunjukkan antusiasme tinggi dalam mengikuti perlombaan tersebut. Hj. Sri Neni berharap agar kegiatan serupa dapat dilaksanakan secara rutin dan menjangkau sasaran yang lebih luas, termasuk para pelajar dan komunitas seni di pelosok Barito Utara. Dukungan dari pemerintah daerah serta organisasi sosial sangat diperlukan untuk memastikan setiap perempuan memiliki kesempatan yang sama dalam mengembangkan kemampuannya.
Sebagai penutup, ia menegaskan komitmen DPRD Barito Utara dalam mendukung program-program pemberdayaan perempuan di masa depan. Ia berpesan kepada seluruh peserta agar terus berkarya dan menjadikan pengalaman lomba sebagai batu loncatan untuk meraih prestasi yang lebih tinggi. “Menang atau kalah bukan hal utama, tetapi bagaimana kita berani tampil, belajar, dan terus berkembang,” pungkasnya saat memberikan motivasi kepada kaum perempuan di sela kegiatan tersebut.
